Mantap, Prodi KPI FDK UIN Bandung Hadirkan Praktisi dalam Workshop PPM

Foto: Ketua Prodi KPI (Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag) menyerahkan plakat kepada narasumber Workshop PPM (Chairul Rijal), Script Writer Program Televisi Nasional (foto atas).

BANDUNG – Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan workshop dalam rangka pembekalan Praktik Profesi Mahasiswa (PPM) tahun 2022 pada Kamis, (21/07). Workshop dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang garapan ke-KPI-an, antara pada bidang khitobah, kitabah, dan i’lam.

Ketua Jurusan KPI, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop untuk menguatkan pemetaan pelaksanaan PPM di prodi KPI.

“Workshop ini kami selenggarakan untuk memperkuat pemetaan bentuk PPM di KPI, agar mahasiswa mendapatkan gambaran secara praktis”,  ujarnya.

Lebih lanjut Aang menyampaikan bahwa workshop dilaksanakan dalam beberapa kali kegiatan.

“Workshop kami laksanakan secara berseri. Seri pertama kami selenggarakan pada 25 Juni lalu dalam bentuk Worshop Jurnalisme TV dengan menghadirkan Ramadhan wibisono, seorang News Anchor TV”, tambahnya.

“Narasumber pada workshop pertama adalah seorang News Anchor di Televisi Nasional, beliau sengaja kami hadirkan agar memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam ilmu public speaking. Beliau adalah seorang profesional dalam bidangnya”, ujarnya.

Sementara itu, Workshop seri kedua bertemakan How to be Good Script Writer dengan menghadirkan Chairul Rijal, seorang script writer profesional.

“Untuk diketahui, Pak Chairul Rijal ini adalah seorang script writer di beberapa program televisi, antara lain program Bajar Bajuri The Movie (Star Vision), Oke Jek (Net TV), Kejar Tayang (Trans TV), Tetangga Masa Gitu (Net TV), Rusun Banyak Tawa (ANTV), dan masih banyak lagi”, tambah Aang.

Direncanakan workshop akan berlanjut dengan menghadirkan mubaligh atau mubalighah yang memiliki pengalaman dalam bidang khitobah. Sehingga pemetaan PPM-nya lebih komprehensif dengan menghadirkan praktisi pada tiga core KPI.

Muhammad Taju Subki, salah seorang peserta PPM yang saat ini adalah mahasiswa KPI semester 6 menyatakan bahwa pemetaan menjadi momen penting dalam memahami tiga core praktik ke-KPI-an.

“Kami ucapkan terimakasih kepada prodi yang telah memfasilitasi dalam proses pemetaan PPM. Sehingga menguatkan pemahaman kami dalam proses pelaksanaannya”, ungkapnya.

Subki berharap melalui workshop PPM ini bisa lebih menguatkan pemahaman mahasiswa dalam membangun jejaring di dunia profesional (RR02/ Editor: RM)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *