Aksi Pencurian Uang Gaji PT Perkebunan Mitra Ogan Terekam CCTV Milik SPBU Lubuk Batang

OKU — Uang Rp591.400.000 milik PT Perkebunan Mitra Ogan dicuri, Senin 26 September 2022 sekitar pukul 12.00 WIB di areal SPBU Lubuk Batang, Ogan Komering Ulu (OKU). Uang setengah miliar lebih itu, adalah uang gaji karyawan swakelola PT Perkebunan Mitra Ogan Karang Dapo.

Pelakunya dua orang, mengendarai sepeda motor.

Mereka beraksi, saat, Yasmin Sinambela (55) dan Mardi Sentosa (41), karyawan PT Perkebunan Mitra Ogan mampir mengisi BBM di SPBU tersebut. Aksi pencurian ini terekam CCTV milik SPBU Lubuk Batang.

Kronologisnya, siang itu Yasmin selaku Asisten Tata Usaha (ATU) PT Perkebunan Mitra Ogan Karang Dapo bersama Mardi, kasir PTP Mitra Ogan mengambil uang cash ke Bank Mandiri Baturaja Rp591.400.000.Selesai mengambil uang di bank, keduanya kembali ke mobil, lalu meninggalkan halaman bank.

Yasmin yang menyopiri, Mardi di bangku sampingnya. Uang untuk gaji dalam tas jinjing itu diletakkan di kursi mobil baris kedua.Dalam perjalanan pulang, mereka mampir ke SPBU Lubuk Batang. Saat itu, suasana sedang ramai. Antrean pengendara motor yang isi BBM juga cukup panjang. Jarak antrean ke mobil paling hanya 3 meter.

Yasmin turun dari mobil dan bermaksud untuk mengisi BBM mobil Kijang Inova nopol BG 1991 FF yang ia kendarai itu. Sedangkan Mardi tetap di dalam.Kesempatan ini dimanfaatkan seorang pelaku memakai baju hoodie (dengan tutup kepala) warna hitam mendekat ke mobil tersebut.

Dengan tenang, pelaku membuka pintu kiri tengah dan mengambil tas jinjing berisi uang. Setelah itu, pria itu langsung lari ke pinggir jalan.

Rupanya, di atas sepeda motor, sudah menunggu seorang rekan pelaku. Keduanya lalu tancap gas dari lokasi sembari membawa tas berisi uang lebih dari setengah miliar itu.

Diduga, kedua pelaku sudah membuntuti mobil yang dikendarai Yasmin sejak meninggalkan halaman bank.Melihat uang dalam tas dibawa kabur, Yasmin berusaha mengejar, sambil berteriak minta tolong.

Beberapa warga yang tengah antre isi BBM juga berusaha mengejar ke arah kaburnya sepeda motor kedua pelaku. Tapi yang dikejar berhasil lolos.

Diakui Yasmin, uang sebanyak itu memang untuk membayar gaji karyawan lapangan. Seperti tukang panen dan tukang tebas. Karena ada biaya operasional.

“Ini baru pertama saya yang mengambil uang sendiri,” beber dia.

Biasanya, uang gaji diambil tim satgas secara bersama dari Karang Dapo. Uang dicairkan pada akhir pekan. Tapi karena dari Palembang uang baru dikirim Senin, dia memutuskan mengambilnya kemarin.

Sebelum berangkat ke bank, dia sempat berembuk dan koordinasi dengan rekan kerjanya.Kemudian berinisiatif langsung ke bank. Dengan mengajak juru bayar. “Mudah-mudahan aman,” ujarnya ketika itu.

Tiba di halaman bank, dia stand by dalam mobil. Di belakang kemudi. Sedangkan uang gaji, Mardi sekali kasir yang menariknya dari teller.

“Saya tidak sempat berpikir untuk menyuruh memegang uang itu,” kata Yasmin.

Menurutnya, mampir di SPBU untuk mengisi Pertamax di jeriken. Menurut Yasmin, jeriken 5 liter memang selalu dibawa dalam mobil untuk persiapan.

Nah, pelaku mengambil uang itu saat petugas SPBU mengisikan Pertamax ke jeriken tersebut.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Syafarudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Kata Syafarudin saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Polres dan Polsek Lubuk Batang sedang melakukan pendalaman sebab ada beberapa kejanggalan dari kasus pencurian  tersebut,” Ujar Syafaruddin.

Menurut Syafaruddin, pihaknya sendiri belum bisa menyimpulkan apakah murni pencurian atau ada rekayasa, pihaknya masih melakukan pendalaman termasuk memeriksa korban dan sejumlah saksi.

Untuk sementara kasus tersebut sudah dilaporkan Yasmin Sinambella Karyawan PT Mitra Ogan dengan Laporan polisi nomor LP-B / 23/ IX/ 2022 / SPKT/Sek Lb.batang/ Polres OKU/Polda Sumsel, Tanggal 26 September 2022.

“Kita tunggu perkembangan penyelidikan anggota kita di lapangan. Jika memang murni pencurian kita akan upayakan untuk mengungkap pelakunya. Untuk sementara kita sudah mengumpulkan bukti dari keterangan saksi,” pungkas Syafaruddin

(***/Lbn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *