Diduga Korban Begal Sopir Angkot Asal Pandeglang Dibuang Terikat di Lebak

LEBAK– Diduga menjadi korban begal seorang sopir angkot asal Saketi, Kabupaten Pandeglang, dibuang di wilayah Tanjakan Tajur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Informasi yang didapat, korban t bernama Ucu Mulyadi warga Kampung Saketi Girang, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.

Disaat korban hendak pulang ke rumahnya sehabis narik penumpang, di wilayah Mengger korban diberhentikan oleh 3 orang penumpang laki-laki yang meminta diantar ke daerah Bojong, Kabupaten Pandeglang, dengan biaya ongkos Rp 150.000. Tanpa ada rasa curiga korban langsung menyepakati untuk mengantarkan ketiga penumpang tersebut.

Ditengah perjalanan leher korban dikalungi celurit oleh pelaku dan diikat pada kaki dan tangannya serta mulut korban pun dilakban, setelah itu korban dibuang di perkebunan di wilayah Curugpanjang, Kecamatan Cikulur.

Kasat Reskrim Polres Lebak, Iptu Andi Kurniady Eka Setyabudi membenarkan adanya penemuan orang dengan kaki dan tangan terikat dan mulut yang dilakban, yang diduga sebagai korban begal.

Benar, mobil angkot Suzuki Futura warna Abu-abu dengan Nomor Polisi A 1975 KX, satu unit telepon seluler jenis Oppo A15 warna Putih, dan uang tunai Rp150 dibawa kabur oleh para pelaku,” kata Andi saat dihubungi, Kamis (17/11/2022).

Ia menambahkan, karena kejadiannya di wilayah Pandeglang, maka kasus ini ditangani oleh Polres Pandeglang.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pandeglang, dan anggota Resmob pun sudah menjemput korban untuk dimintai keterangannya di Polres Pandeglang,” ucapnya.

 

(***/Lbn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *